31 Desember 2009

Tips Buat Yang Belajar Website Desain

Desain Website bukan sekedar memberi sentuhan artistik penuh kosmestik untuk memanjakan mata pengunjung. Butuh lebih dari itu untuk memancing pengunjung tetap kembali dan kembali lagi. Dan tentunya bukan maksud utk menggurui, namun disini saya akan barbagi tips menuju nirvana desain web (cieeee........) :-)

Tujuan dan sasaran Apa tujuan anda Buat Website dan mendesainnya sendiri? Untuk keluarga, sekedar hobi, mencari uang atau portfolio digital? Apakah anda mempunyai alasan yang kuat untuk mencapai tujuan anda? Bagaimana dengan sasaran pengunjung anda? ABG, penggemar binatang atau kutu buku yang kacamatanya setebal pantat botol? Semua ini adalah langkah terpenting dalam desain web anda nantinya. Tentukan sasaran dan tujuan yang pasti dan tetap fokus pada jalur!

Kesan pertama, Begitu menggoda… Maaf ini bukan iklan, tapi ini juga berlaku pada Desain Situs web. Desain yang bagus bukan berarti web yang “fancy”, “bling-bling” (gemerlap) dengan gambar/animasi dan warna yang flashy plus teknologi web terkini. Desain yang bagus adalah gabungan dari konsistensi, kemudahan, proposional.

Content, Content, Content!Tidak ada yang lebih penting dari sebuah situs web selain content atau isi. Desain Website yang bagus akan sia-sia bila isinya tidak sesuai harapan. Ibarat sampul bagus tapi isi buku berantakan. Jejali halaman yang tersedia dengan isi yang sesuai dengan tujuan dan sasaran situs anda. Usahakan untuk tetap KIS (Keep It Simple) , To-the-Point dan orang bisa mengetahui isi situs anda dalam 10 detik.

Ingatlah kaum lemah… :-) Tidak semua orang memiliki koneksi broadband 128 Kbps atau lebih. Bahkan kebanyakan pengunjung Indonesia masih menggunakan koneksi dial-up dengan kecepatan efektif sekitar 40-an Kbps. Jadi ingatlah pengunjung dengan koneksi seperti ini. Jangan Buat Website situs anda dengan menambah pernak-pernik tak berguna yang memenuhi isi situs hanya untuk sekedar look cool!

Cintai “Fans” Anda Layaknya artis, anda harus mencintai “penggemar” anda. Buat apa susah payah Desain Situs tapi tidak mempunyai audiens tetap yang setia mengunjungi. Berikan fasilitas interaktifitas dengan pengunjung, entah via e-mail/forum message box dan lain-lain. Usahakan balas setiap pesan yang diterima supaya pengunjung tidak merasa pesan mereka “dibuang ke laut” karena tidak ada balasan sama sekali.

Standarisasi Dosa anda akan bertambah panjang bila bikin Website Desain dengan kode yang hanya diperuntukkan untuk browser tertentu. Lebih parah lagi jika anda menyuruh pengujung untuk mendownload font atau plugins aneh tertentu agar situs anda tampil sempurna. Desainlah situs agar bisa tampil cross-browser tanpa perlu plugin tambahan apapun.

Jangan Ganggu! Meresize browser pengunjung, menghilangkan tombol navigasi browser, melakukan popup yang tidak diminta, teks berkedip, musik background/video yang langsung main sewaktu loading halaman, memakai Flash untuk animasi keren splash page situs anda sebelum ke isi adalah biang kerok kenyamanan.

Hormati “lebah” search engine, Search engine bots melihat situs anda dalam teks biasa. Jika anda pernah memakai Lynx maka anda akan tahu seperti apa masuk ke ruang “Matrix” teks. Tidak ada gambar, tidak ada animasi flash, tidak ada video, tidak ada yang aneh-aneh. Semua teks! Dan mereka tentu tidak bisa mengindex apa yang tidak terlihat.

Keep Learning! Anda sedikitnya harus pernah mendengar istilah berikut: AJAX, Ruby on Rails, (X)HTML, Web 2.0. Tidak peduli apakah anda menggunakan CMS atau template biasa, anda juga harus tahu Javascript framework seperti Prototype, Scriptaculous, Moo.Fx, Dojo, Mochikit.

Nah...mungkIn untuk seMentara itu saja bagi-bagi tipsnya ;-). selamat mencoba, (lebih nikmat dihidangkan selagi hangat :-) )



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar